Buruknya Cara Jualan On-line di Fb Kecuali yang Ini

Posted on

Pasti Anda tahu bahwa begitu Anda punya ketertarikan untuk memulai bisnis on-line, cara jualan di Fb dengan menjadikan teman-teman di akun Fb Anda menjadi goal market Anda adalah langkah praktis yang pertama kali Anda lakukan.

Iya apa iya? Anda mulai sibuk add buddies di fb tiap hari. Ada yang punya goal 20 add per hari, ada yang lebih gila… 100 add per hari sampai di ” droop sementara ” sama Fb. Setelah itu tanpa bai bi bu langsung hajar dengan penawaran. Pernah ngalamin kayak gitu? Pasti pernah tho?

Saya pribadi kurang begitu cocok dengan cara itu. Di samping capek buat nge-add plus buat akun sebanyak-banyaknya, hasil yang didapatkan nggak begitu sebanding dengan kinerja yang dilakukan. Walaupun banyak mentor FB advertising yang menyarankan teknik di atas, properly… saya tetap kurang sependapat.

Dan ternyata ada satu guru saya, pak Laksita yang juga berpendapat sama. Cara jualan on-line di Fb dengan dengan add sebanyak-banyaknya lalu tawarkan sesering-seringnya adalah cara jualan on-line di fb paling dia tentang. Beruntungnya, beliau sempat share di wall beliau tentang alasan mengapa dia anti dengan cara jualan on-line di fb pakai teknik tersebut.

Mari, silahkan Anda simak penjelasan beliau tentang buruknya cara on-line jualan di fb pakai cara di atas. Sekedar buat tambahan wacana bisnis dan advertising on-line, nggak ada salahnya kan? Saiap tahu ini termasuk cara jualan di fb laris… Monggo, ini dia penjelasannya…

Pak Laks… Saya punya ribuan teman tertarget di fb. Dan ratusan di WA. Copywriting standing saya juga sudah keren. Tapi kok penjualan saya masih rendah, bahkan kalah jauh dibandingkan dengan angka penjualan sahabat sahabat saya yang kualitas copywritingnya jauh dibawah saya ?

Sebentar… saya kok agak penasaran dengan sesuatu yang janggal disini? Jadi maksudnya berteman dengan banyak orang di SocMed untuk di jadikan goal market? Bukan karena kita ingin punya sahabat yang banyak?

Okay lah… saya bahas dari sisi rendahnya convertion ratio saja dech. Menjual di socmed convertion rationya sangat ditentukan oleh private merely belief degree kita di mata sahabat-sahabat kita di SocMed..

Kalau kita di mata sahabat-sahabat kita masih bukanlah siapa-siapa, saya sebutnya masih di crimson ocean degree, sebagus apapun produk yang kita tawarkan nggak bakalan digubris. Kalaupun tertarik, mereka akan cari di sahabat-sahabat lainnya yang merely belief levelnya sudah di blue ocean degree.

Jadi kita yang capek-capek jualan, pesaing dengan merely belief degree lebih baik yang diuntungkan. Kalau merely belief degree kita di biru, di blue ocean degree, posisi dimana kita dibenak para sahabat socmed kita adalah sahabat yang menyenangkan, bisa lebih dipercaya dibanding sahabat sahabat kita lainnya yang masih di crimson ocean degree.

Pesaing-pesaing yang di crimson ocean degree sibuk jualan, tahu-tahu banyak sahabat-sahabat di socmed kita yang tanya, kita masih punya tidak produk produk itu. Kalau ada mereka akan pesan dari kita. Jadi pesaing yang jualan, kita yang panen…

Apa lagi kalau merely belief degree kita di White Ocean Stage, dimana posisi kepercayaan kita di mata para sahabat-sahabat kita jauh lebih dominan dibanding sahabat-sahabat lainnya yang sudah di degree blue ocean sekalipun.

Saat mereka semua sibuk berusaha jualan, kita yang malah panen karena mayoritas sahabat-sahabat kita jauh lebih percaya dan nyaman untuk membelinya dari kita. Terus bagaimana upaya agar merely belief degree kita naik di socmed? Ya sering-seringlah kasih ideas, sering-seringlah kita kasih joke dan sering seringlah berinteraksi dengan sahabat sahabat kita disana.

Karena banyak sahabat-sahabat di socmed seneng sekali saat kita like postingan mereka kita nimbrung diskusi dan bersendau gurau sejenak dengan mereka. Tingkatkan keakraban kita dengan mereka.

Lah akrab saja tidak bagaimana mereka percaya untuk membeli dari kita yang belum mereka kenal sebelumnya? Intinya, jadilah pribadi paling menyenangkan bagi sahabat-sahabat kita di socmed di banding sahabat-sahabat lainnya agar posisi merely belief degree kita. Katakan tidak bisa di white ocean degree, minimal di blue ocean degree lah…

Semakin real solusi solusi kita, semakin distinctive cara penyampaian kita akan semakin bagus sehingga sahabat-sahabat mengenal kita sebagai sosok sahabat distinctive pemberi solusi yang menyenangkan.

Sosok yang menjadi tempat untuk mencari banyak rujukan real dan distinctive yang bermanfaat bukan sosok copy paster dan exhausting vendor yang menyebalkan. Tapi ini menurut pendapat saya pribadi loh, belum tentu benar…

Nah, sudah jelas sekarang? Jadi apa kesimpulannya? Sederhana… cara jualan di fb laris manis adalah Anda cukup menjadi pribadi yang menyenangkan di akun sosmed Anda. Setelah pribadi Anda sudah terbentuk seperti itu layaknya seorang entrepreneur sejati, saat itulah Anda akan panen jualan di sosmed terkhusus di fb.

Cuman ya itu… jualan on-line lewat fb harus sabar. Namanya aja cara jualan on-line di fb gratisan. Kalau mau cepet yang bayar aja pakai fb adverts, ha..ha..ha..

(sumber gambar artikel  jualan on-line lewat fb, jualan on-line through fb ideas jualan on-line di fb, trik jualan on-line di fb: www.intenseblog.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *