UKM Sukses Harus Tahu Pengertian Likuiditas Perusahaan

Posted on
Penting !! UKM Sukses Harus Tahu Pengertian Likuiditas Perusahaan (Bag. 1)

Dari judul di atas, sepertinya mengetahui pengertian likuiditas perusahaan tidak begitu “urjen” ya… Terlalu teoritis mungkin? Atau inti dari ukm sukses adalah penjualan, bukan hal-hal mendasar seperti di atas?

Anda berpendapat seperti itu? Kalau ya, wow… tunggu dulu !! Tanpa Anda mengetahui pengertian likuiditas perusahaan, Anda tidak tahu bagaimana caranya menghitung likuiditas perusahaan Anda.

Tanpa mengetahui bagaimana cara menghitung likuiditas perusahaan, Anda tidak akan tahu seberapa likuid perusahaan Anda.

Tanpa mengetahui seberapa likuid perusahaan Anda, Anda tidak akan tahu seberapa lama Anda bisa membiayai perusahaan Anda. Dan tanpa mengetahui seberapa lama Anda bisa membiayai perusahaan Anda, jangan harap Anda bisa membangun sebuah bisnis UKM sukses.

Sepele di awal, tetapi maut di akhirnya… Anda nggak ingin kan bisnis UKM sukses yang Anda bangun dengan susah payah rontok begitu saja gara-gara Anda tidak tahu seberapa likuiditas perusahaan Anda? Maka dari itu mulai sekarang, pahamilah pengertian likuiditas perusahaan dan pertanyaan-pertanyan turunannya.

Lagian nggak lucu kalau ntar Anda sedang sudah punya bisnis UKM sukses tiba-tiba “anjlok” gara-gara masalah tahu pengertian likuiditas perusahaan. Memalukan, ha..ha..ha.. Jadi sekarang mari kita bahas apa itu pengertian likuiditas perusahaan.

Apa pengertian likuiditas perusahaan? Likuiditas perusahaan atau yang nantinya CUKUP DISEBUT DENGAN LIKUIDITAS adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansialnya setiap saat.

Lalu apa pentingnya likuiditas? Likuiditas salah satu faktor yang harus Anda gunakan untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan perusahaan Anda dalam memenuhi kewajiban keuangannya. Nah sekarang hanya dari penjelasan saya di atas, sudah keliatan kan seberapa pentingnya Anda mengetahui pengertian likuiditas perusahaan?

“Ya ampun, Anda bener juga ya dok…”. Ya iya lah !! Saya teruskan lagi… pada intinya, kewajiban-kewajiban yang harus Anda penuhi ada 2 :

  1. Likuiditas Badan Usaha
    Artinya perusahaan Anda mampu membayar utang-utangnya pada setiap saat Anda ditagih.
  2. Likuiditas Perusahaan
    Artinya perusahaan Anda mampu membiayai operasional perusahaan sehari-hari.

Di sini perusahaan Anda bisa dikatakan sebagai sebuah bisnis UKM sukses apabila Anda mampu membayar setiap utang yang ditagihkan kepada Anda sekaligus bisa membiayai operasional perusahaan Anda sehari-hari. Dua-duanya adalah syarat menjadi bisnis UKM sukses.

Jadi misalkan Anda punya sebuah bisnis rumah sakit kecil. Anda bisa membayar hutang peralatan medis semacam tabung oksigen, mattress pasien dan sebagainya. Tetapi giliran Anda membayar operasional harian rumah sakit kecil, Anda tidak bisa. Berarti usaha Anda bagus di likuiditas badan usaha, tetapi tidak di likuiditas perusahaan.

Lalu bagaimana cara menentukan sebuah likuiditas? Ada 2 rumus yang bisa Anda gunakan :

  1. Present Ratio
    Rumus dari present ratio adalah : Present Ratio = Aktiva Lancar / Utang Lancar. He..he.., wis mumet ya kalau udah mulai muncul bahasa planetnya? Tenang, saya jelasin satu-satu. Aktiva lancar adalah aktiva atau kekayaan perusahaan yang dapat segera Anda cairkan dalam bentuk uang tunai. Yang termasuk dalam aktiva lancar adalah :
    • Kas perusahaan Anda (uang yang ada di tangan Anda).
    • Uang yang ada di Financial institution.
    • Piutang perusahaan (orang yang membeli produk Anda tetapi pembayarannya dengan sistem tunda). 
    • Persediaan barang.
  2. Fast Ratio
    Sama dengan present ratio, fast ratio juga bertujuan untuk mengetahui jumlah kekayaan yang dapat dengan cepat dicairkan dalam bentuk uang tunai. Rumusnya adalah : Fast Ratio = (Aktica Lancar – Persediaan) / Utang Lancar. Apa itu utang lancar? Utang lancar adalah semua utang jangka pendek perusahaan. Apa itu persediaan? Persediaan adalah inventory barang Anda. Apa itu aktiva lancar? Sudah saya jelaskan di poin pertama. Lengkap kan? Hanya saja ada yang perlu saya beritahukan kepada satu hal berikut ini. Apa itu? Yaitu alasan mengapa pada rumus fast ratio, persediaan tidak diperhitungkan. Apa alasannya? Alasannya adalah persediaan dianggap memerlukan waktu yang lama jika ingin mencarikannya ke dalam bentuk tunai. Sehingga pada rumus di atas, aktiva lancar harus dikurangi dengan jumlah persediaan. Jelasnya begini, misalkan Anda punya usaha dagang pemula yang salah satu stok barang Anda adalah mainan anak-anak berupa pistol-pistolan air. Jumlah stok mainan Anda 5 biji. Nah, pistol-pistolan air yang 5 biji tadi, kalau Anda uangkan, butuh waktu kan? Karena untuk menguangkannya, Anda harus tunggu konsumen sebanyak 5 orang (kecuali kalau ada yang mau borong) untuk mau membeli pistol-pistolan air tadi. Nah, dalam rumus fast ratio, stok mainan Anda yang berupa pistol-pistolan tadi tidak dianggap sebagai aktiva lancar. Beda dengan uang yang ada di financial institution yang bisa Anda “tunai” kan kapan saja, paham?

Lalu berapa nilai present ratio yang bagus. Berapa juga nilai fast ratio yang bagus? Apakah kedua nilainya sama? Kemudian seperti apa contoh cara menghitungnya? Wokeh… semua pertanyaan Anda tentang perhitungan keuangan tersebut akan saya bahas di artikel ” UKM Sukses Harus Tahu Pengertian likuiditas Perusahaan” bagian 2. Biar pembahasannya lebih luas serta jawabannya lebih manteb se-manteb teh nasgitelpet…

(sumber gambar artikel kiat sukses bisnis ukm, suggestions bisnis ukm sukses, likuiditas perusahaan yang baik, rasio likuiditas yang baik, rasio likuiditas yang sehat : www.doomsteaddiner.internet)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *